Kamis, 08 Desember 2011

Komedi Putar

Diposting oleh Kartika Hidayati di 12/08/2011 07:06:00 AM
Reaksi: 
2 komentar Link ke posting ini
(Juara 2  lomba menulis kenangan indah yang diadakan ELS Charachter tahun 2010)
___________________________________________________________________________________
        Telah lama aku tak membaui aroma itu. Tebu yang ditebang. Semarak pasar malam dengan segala kecerian komedi putar. Malam ini, setelah berpuluh tahun. Aku kembali larut dalam bingar pasar malam. Mencoba menghadirkan kenangan indah itu, aku dan kakek…
*
Semua anak bersorak sorai. Membahana. Semarak. Hari itu panen tebu. Aroma manis meruap, mengudara. Kami, sigap menunggui truk-truk pengangkut tebu. Begitu satu truk meninggalkan sawah dengan muatan penuh tebu, kami akan berlari. Cepat. Menempel erat, tak akan lepas sebelum tebu besar berhasil kami tarik. Tak peduli dengan kepul asap, sandal jepit jebol, tersungkur, atau bibir mencium aspal jalanan. Bagi kami kebanggaan itu lebih penting. Mendapat tebu besar dari truk gemuk.
            “Tarik terus!” Koko mengomando. Lengan besarnya masih berusaha menarik tangkapannya.
            “Tangkap!” Jaka melempar hasil tarikannya. Aku dan Wati memungut.
         Dan inilah saat pesta. Menikmati tebu hasil tangkapan. Curian sebenarnya. Kuharap pemilik maklum dan ikhlas supaya kami tak mulas. Mengunyah, menghisap, air tebu. Meski bibir mulai terasa perih, air gula itu masih menggoda. Maka, kami masih saja mengunyah hingga kering ampas yang terbuang.

Senin, 31 Oktober 2011

Kompetisi Cerpen Sosial 2011

Diposting oleh Kartika Hidayati di 10/31/2011 05:58:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Tanggal 20 Desember adalah Hari Sosial, atau dulu telah kita kenal sebagai Hari Kesetiakawanan dan Kepedulian Sosial Nasional. Bahwa pada Hari Sosial   tersebut, kita akan berkumpul bersama untuk membicarakan dan membahas kegiatan dalam rangka memperingati Hari Sosial yang mengingatkan kita bahwa manusia hidup di masyarakat mempunyai hak dan kewajiban sosial. Sesuai dengan kodratnya, manusia adalah makhluk sosial yang tidak dapat hidup sendiri, terpisah satu sama lain, tetapi memerlukan kawan untuk berusaha mengurangi beban dalam kesukaran. Dalam kehidupan ini masih banyak masalah sosial yang memerlukan perhatian kita, misalnya kenakalan remaja, narkotika, anak yatim piatu, kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Hal-hal tersebut, selain menjadi tugas negara, juga merupakan kewajiban kita semua sebagai makhluk sosial untuk ikut menaggulanginya.
 
Melalui kesemptan ini kami ingin mengetuk hati Bapak, Ibu, Saudara/i agar Hari Sosial ini dijadikan titik tolak keikutsertaan yang mampu dilakukan, dalam rangka upaya membantu tugas-tugas sosial yang seharusnya kita lestarikan bersama. Kegiatan yang kami adakan adalah memfokuskan kepada pemuda penerus bangsa (Pelajar dan Mahasiswa) berpartisipasi dalam menulis Cerita Pendek (Cerpen) dengan Tema "SOSIAL", Syarat dan ketentuannya sebagai berikut:

Jumat, 19 Agustus 2011

TIGA HARI MENANTI LIBUR LEBARAN

Diposting oleh Kartika Hidayati di 8/19/2011 06:23:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Satu kata untuk menanti liburan. HOREEEEE!!!!!! Dan yang paling kurindukan adalah, kamarku, novel-novelku, menulis, dan film korea. Semua kan terbalaskan! Tunggu sebentar lagi dan harus bersabar. Apa yang kulakukan tidak ada apa-apanya dengan para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan. Tidak patut mengeluh tau menyerah. Kata teman-teman seperjuangan. Sekarang ini pikirkan saja mencerdaskan kehidupan bangsa. Semoga semangat kami tidak akan luruh.

Ngomong-ngomong tentang liburan dan setelah aku pikir-pikir ternyata tugasku masih menumpuk. Membuat perangkat pembelajaran, menulis cerpen remaja, membuat proposal, dan menyiapkan edisi mading terbaru. Agenda yang berjubel dan harus kuselasaikan semua sebelum masuk sekolah.

Jumat, 29 Juli 2011

SAYEMBARA PENULISAN CERPEN BAGI REMAJA TAHUN 2011

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/29/2011 03:06:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
DL: 20 September 2011


Dalam rangka Bulan Bahasa dan Sastra Tahun 2011, Pusat Pembinaan dan Pemasyarakatan, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kementerian Pendidikan Nasional, mengadakan kegiatan Sayembara Penulisan Cerpen bagi Remaja. Kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi kepada generasi muda/remaja yang mempunyai minat, bakat, dan kemampuan dalam menulis karya sastra (cerpen). Melalui kegiatan sayembara ini, diharapkan nantinya generasi muda/remaja terpacu untuk menulis, utamanya menulis karya sastra (cerpen), dengan lebih baik dan bermutu sehingga akan lahir dan tumbuh penulis-penulis muda di negeri ini.
PERSYARATAN 
  1. Tema cerpen bebas, tidak mengarah pada pornografi, dan tidak berpotensi menimbulkan konflik yang berkaitan dengan SARA.  
  2. Cerpen harus asli (bukan saduran atau terjemahan), belum pernah diterbitkan atau dipublikasikan, dan belum pernah diikutsertakan dalam sayembara apa pun.  
  3. Panjang karangan 5--8 halaman kertas kuarto atau A4.  
  4. Cerpen ditulis dalam bahasa Indonesia, diketik rapi 1,5 spasi dengan huruf Times New Roman 12 atau Arial 11, dan tidak bolak-balik.  
  5. Peserta boleh mengirimkan lebih dari satu cerpen.  
  6. Cerpen yang dikirim kepada Panitia harus dilampiri biodata dan fotokopi KTP/Kartu Pelajar/surat keterangan lain yang menyatakan bahwa peserta masih berusia 13—19 tahun

HADIAH
Enam pemenang sayembara akan mendapat piagam penghargaan dan hadiah sebagai berikut
  1. Pemenang I Rp6.000.000,00 
  2. PemenangII Rp5.000.000,00 
  3. Pemenang III Rp4.000.000,00 
  4. Pemenang Harapan I Rp3.000.000,00 
  5. Pemenang Harapan II Rp2.500.000,00 
  6. Pemenang Harapan III Rp2.000.000,00
Pajak hadiah uang sebesar 15% ditanggung oleh pemenang.

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/29/2011 02:52:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Petikan cerpen "Luruh" karyaku di buku tersebut.

.....Lantas ketika matanya mengejap pandang. Aku tersadar. Rasa itu masih utuh. Penuh seluruh. Enggan untuk meluruh.
            “Aku sangat senang kamu bergabung. Kamu tak berubah, Na,” katanya lagi, sedangkan aku masih terdiam.
            Kamu tak berubah, Na. Kalimat itu masih kucerna. Apa itu berarti dia masih mengingat semuanya? Semua tentangku? Dia tak melupakannya. Apa dia juga masih ingat hari itu? Cemara yang kami tanam bersama. Juga janji kelingking yang dia ucapkan padaku?
            “Kamu masih cinta bumi, Na. Aku bisa melihatnya. Kau aktivis pecinta lingkungan yang gigih.”
            Dan aku masih mencintaimu, Nang. Itu yang tak bisa kau lihat. 
*

Kamis, 28 Juli 2011

Denting yang Terlupa

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/28/2011 06:38:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Pada sesap yang lenyap. Dulu. Dulu sekali. Kita berpura-pura. Pada segelas anggur yang beradu. Denting itu kita anggap hati. Melupakan pada sekali teguk. Lantas melawan tawa. Kembali memainkan peran masing-masing. Aku dan Kamu. Kita berpisah. Selamat jalan.

Pagi ini sekali lagi. Kepada detik yang bermelodi. Jangan kembali. Datang hanya bayangan. Selintas lewat, lalu pergi. 

Seperti pagi yang sudah-sudah. Aku selalu terkantuk di mobil. Macet, asap, lengking klakson tak sabaran, buat apa terbangun lalu hirau. Dan ketika tiba-tiba cahaya menembus kaca jendela mobil. Silau itu memaksaku kembali ke nyata. Inilah duniaku. Bukan duniamu. Bukan kita. Hanya aku dan kamu yang terpisah. Selamat jalan.

Sabtu, 23 Juli 2011

GILIRAN ANDA JADI PENULIS TERKENAL!

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/23/2011 05:52:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Femina kembali mengundang Anda --para penulis fiksi hebat-- untuk ikut serta dalam Sayembara Cerpen & Cerber femina. Tantang daya cipta Anda untuk menjadi penulis terkenal sekaligus membawa pulang total hadiah Rp44 juta!


Hadiah Sayembara Cerpen*
Pemenang I : Rp6.000.000
Pemenang II : Rp4.000.000
Pemenang III : Rp3.000.000

Hadiah Sayembara Cerber*
Pemenang I : Rp15.000.000
Pemenang II : Rp9.000.000
Pemenang III : Rp7.000.000
*Hadiah dikenakan pajak 5% (dengan NPWP) atau 6% (tanpa NPWP)

Dari Ajang Dadakan

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/23/2011 05:31:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Setelah pembahasan BAB 1 lantas berlanjut dengan ajang dadakan TOP DESAIN BATIK. Karya-karya mereka keren dan luar biasa. Ada yang menggambar batikd engan pola capung, bunga ilalang. Lebih luar biasa lagi, ada satu pola yang saya namai pola-pola listrik. Ketika melihatnya membuat saya berpikir. "Ini dia calon teknisi hebat."

Akhirnya inilah tiga TOP DESAIN BATIK yang saya pilih. Selamat. Terus Berkarya. Bagi mereka yang karyanya juga baik, namun belum masuk jajaran TOP, jangan kecewa, semoga berlapang dada. Belajar-berkarya. Belajar-berkarya.
Karya Gilang Sukarno Putra, Kelas XMO-3
Hanya dengan menggunakan bolpoin dan cukup satu goresan, tanpa mengulang, dan ide dadakan yang oke. Inilah karya Gilang, desain dengan motif bunga. 

Senin, 18 Juli 2011

Pemenang LCR I Writing Revolution

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/18/2011 11:22:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Semua Patut Aku Syukuri
Seperti yang pernah kutuliskan dalam cerpen karyaku, "kegagalan tak merenggut apa pun." Ya. Tak menjadi juara tak akan menyurutkanku. Sama seperti dulu-dulu. Aku sudah terbiasa. Terpentinglah adalah terus melaju. Belajar, berkarya. Belajar, berkarya.

Satu cerpenku "Langit" masuk nominasi Lomba Cerpen Remaja (LCR) I Writing Revolution. Inilah yang patut aku syukuri. Selamat bagi semua pemenang dan para nominator.
__________________________________________________
Oleh Joni Lis Efendi
Setelah melalui tahap seleksi yang ketat mulai dari Januari sampai Mei 2011. Didapatkan 30 Nominator Lomba Cerpen Remaja (LCR) I, yang nama-namanya bisa dilihat di bagian bawah pengumuman ini.

Selanjutnya, 30 nominasi cerpen terpilih dan terseleksi itu d...inilai lagi untuk menentukan 3 Pemenang utama yang berhak mendapatkan hadiah uang pembinaan, sertifikat dan buku pemenang LCR I.

Adapun pemenang Lomba Cerpen Remaja I Writing Revolution adalah:

Jumat, 15 Juli 2011

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/15/2011 11:14:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

"Pagi Segera Terbit" karya Kartika Hidayati ada di dalam buku "Bismillah Aku Tidak Gagal" terbitan Qultum Media.








Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/15/2011 11:02:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Sekali lagi aku menghidupkannya dalam kisahku. Untuk kenangan di kota bersalju dan semusim yang terlewat Cerpen kedua yang dimuat di Story Teenlit Magazine.

Lomba Menulis Cerpen Islam 2011

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/15/2011 10:10:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
DL: 20 Agustus 2011

Remaja Islam Masjid Al-Muhajjirin Kota Serang menggelar lomba menulis Cerpen Islam dengan jumlah hadiah jutaan rupiah dengan Tema Utama:
“Islam Itu Agama Penyelamat Umat Manusia”
Persyaratannya Lomba Menulis Cerpen Islam 2011
  • Peserta Pelajar/Mahasiswa/Umum (tanpa batas usia) yang berdomisili diseluruh wilayah Indonesia.
  • Isi Cerita bebas baik mengenai kehidupan umat Islam, Maupun ibadah dalam sehari.
  • Melampirkan curiculum vitae (terpisah dari karya tulis) dengan format terlampir beserta identitas lainnya (KTP/KTM/SIM/PASPOR/Kartu Pelajar) disertai foto (latar Belakang Warna Biru) hasil SCAN dikirim via email panitia.
  • Cerpen yang dilombakan yang diikutsertakan tidak pernah diterbitkan oleh pihak lain baik dalam bentuk media cetak (lokal maupun nasional) atau media online (website sastra, misalnya), namun untuk halaman bebas (tidak dibatasi).
  • Cerpen harus dikirim berbentuk soft copy (via Email) untuk keperluan penilaian oleh 3 orang dewan juri ke alamat panitia panitia yang ditentukan dengan subjek “nama Lomba karya tulis-Penulis-bulan penulisan”.
  • Peserta boleh mengirim lebih dari 1 (tanpa ada batas).
  • Peserta tidak dipungut biaya, namun pengurus RISMA (Remaja Islam Masjid) menerima bantuan dari masyarakat umum untuk keperluan memberants kemiskinan khususnya Provinsi Banten umumnya indonesia dengan menghubungi panitia.
  • Waktu Pengumpulan:

Buku Karya Ayu Utami

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/15/2011 10:06:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Saman. Novel yang membuatku manggut-manggut pada lembar pertama. "Adakah keindahan perlu dinamai?" Begitu kalimat yang masih saja terngiang. Karena gaya bahasanya yang begitu memukau dan membuatku jatuh hati itulah aku tak memedulikan lelah. Membaca sampai terkantuk, lantas tiba-tiba pagi datang lagi. 

Bilangan Fu nitip dibelikan teman, sedangkan Sidang Susila pemberian seorang kawan yang sama. Dialah yang melengkapi koleksi buku karya Ayu Utami.

Tujuh Buku Karya Dee

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/15/2011 09:53:00 AM
Reaksi: 
2 komentar Link ke posting ini
Akhirnya, lengkap sudah koleksi buku karya Dee punyaku. Supernova Kesatria Putri dan Bintang Jatuh, Akar, Petir, Filosofi Kopi, Rectoverso, Perahu Kertas, dan Madre. Terdapat tanda tangan Dee dalam buku Supernova Kesatria Putri dan Bintang Jatuh serta Madre. 

Pikir, terus berpikir. Apa itu Madre? Siapa dia? Sempat kaget juga ternyata Madre dikeluarkan dari dalam lemari es. Madre adalah biang roti. Membaca cerpen Madre teringat Kim Tak Goo dalam serial Korea Bread, Love, and Dream. Karakter Tansen mengingatkanku pada Ojos dalam Supernova Petir.

Perahu Kertas adalah sang juara bagiku. Dua kali buku itu menginspirasiku. Satu cerpenku yang terinspirasi dari novel itu, terpilih sebagai nominasi Lomba Menulis dengan Tokoh Utama Pelajar. Novel itu pula yang membuatku betah menahan lapar. Lupa mandi, lupa nonton drama Korea, lupa nyamuk-nyamuk berpesta darah manisku. Sebuah novel dengan gaya pop yang nggak mbosenin. Coba deh.

Sabtu, 09 Juli 2011

Sang Alkemis: Perjalanan Mencari Harta Karun

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/09/2011 07:50:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Judul buku: The Alchemist (Sang Alkemis)
Penulis: Paulo Coelho
Alih Bahasa: Tanti Lesmana
Penerbit: PT Gramedia Pustaka Utama
Tahun terbit: Maret 2011(cetakan kesebelas)
Jumlah halaman: 211 hlmn.
Harga: Rp 27.000

Akhirnya setelah dua hari, selesai juga membaca Sang Alkemis. Hemm..banyak kalimat yang tak bisa kupahami. Membaca novel terjemahan ini seperti membaca sebuah hikayat. Aku kurang suka dengan gaya bahasa seperti itu. Akan tetapi, aku dibuat terpukau dengan kalimat-kalimat mutiara. Menyentak dan membuatku manggut-manggut.

Novel terjemahan ini mengisahkan, seorang pemuda pengembala Santiago yang berusaha menuruti kata hatinya, mencari harta karun. Tekatnya muncul setelah dia menceritakan tentang mimpinya yang melihat piramida-piramida yang menyimpan banyak emas kepada seorang raja dan seorang penafsir mimpi. 

Dia menjual enam puluh dombanya dan perjalanan dimulai. Perjalanan mencari harta karun itu berlanjut hingga ke Negeri Padang Pasir. Selama perjalanan itulah dia bertemu dengan penjual kristal, orang Inggris, sang Alkemis, dan gadis gurun yang membuatnya jatuh hati, Fatima. 

Lomba Cerpen Terbaru (Hadiah Jutaan Rupiah!!!)

Diposting oleh Kartika Hidayati di 7/09/2011 09:39:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Pendaftaran dimulai tanggal 27 Juni 2011 dan ditutup tanggal 30 September 2011 Pukul 23.59 WIB Lomba Cerpen

Dalam rangka menyambut Hari Peringatan Gerakan 30 September 1965 di Tahun 2011 ini, Teater Sastra mengadakan pergelaran sebuah program bertajuk “Teater Sastra”. Lomba ini dapat diikuti oleh semua Masyarakat Indonesia tanpa memandang kelamin, umur, asal-usul, suku, agama, ras, golongan, partai atau basisnya. Ketentuan dan syarat-syaratnya dapat Anda ikuti seperti:*

Ketentuan Umum
  • Peserta wajib berwarga Negara Indonesia.
  • Naskah Cerpen ditulis di kertas A4 dengan font Arial dan margin 3 cm x 3 cm x3 cm x 3 cm.
  • Semua peserta boleh mengirimkan/mendaftarkan lebih dari satu karya (tidak dibatasi).
  • Tema Cerpen Bebas.
  • Naskah Cerpen dapat ditulis dalam Bahasa Indonesia dengan menggunakan huruf latin EYD dengan baik dan benar atau dengan Bahasa sehari-hari namun jangan menggunakan tuL!5aN 9auL s3peRt! iN! (membingungkan Dewan Juri)
  • Naskah Cerpen tidak boleh bersinggungan dengan unsur Sara, Pornografi, dan perundang-undangan yang berlaku.
  • Setiap satu naskah cerpen disertai foto copy KTP/SIM/Kartu Pelajar/Kartu Mahasiswa/Pasport dan satu formulir yang sudah disediakan panitia (terlampir).
  • Naskah diterima panitia selambat-lambatnya tanggal 30 September 2011.
  • Pengumuman pemenang akan langsung dihubungi oleh panitia melalui email/contact person pemenang.
  • Semua karya yang didaftarkan akan menjadi hak penuh panitia.
  • Peserta dan Dewan Juri serta panitia tidak diperolehkan surat menyurat.
  • Naskah cerpen belum pernah di kirim atau di publikasikan di media manapun.
  • Peserta join di halaman facebook Teater Sastra.

Hadiah
  • 1st: Tabanas Rp. 1.500.000,- dan Sertifikat + 100 Buku Sastra Indonesia.
  • 2nd: Tabanas Rp. 1.000.000,- dan Sertifikat + 100 Buku Sastra Indonesia.
  • 3rd: Tabanas Rp. 500.000,- dan Sertifikat + 100 Buku Sastra Indonesia.
  • 4th: Tabanas Rp. 250.000,- dan Sertifikat.
  • 5th: Tabanas Rp. 100.000,- dan Sertifikat.

Rabu, 08 Juni 2011

LOMBA CERPEN REMAJA 2011 (Edisi Terheboh Akhir Tahun)

Diposting oleh Kartika Hidayati di 6/08/2011 08:33:00 PM
Reaksi: 
1 komentar Link ke posting ini
oleh Joni Lis Efendi pada 01 Juni 2011 jam 8:17


PALING LAMBAT: 31 DESEMBER 2011
30 CERPEN PEMENANG LOMBA DIBUKUKAN....!!!

Kategori:
A. Pelajar/Mahasiswa
B. Guru, Dosen, dan Umum

Tema:

A. Pelajar/Mahasiswa 
     "Dunia Remaja dan Segala Permasalahannya."


B. Guru, Dosen, dan Umum
     "Bebas, dengan tetap mengedepankan keindahan literasi."


SYARAT PENULISAN:
  1. Jumlah 4-6 halaman, spasi ganda (2), jenis huruf Times New Roman font 12, ukuran kerta A4.
  2. Margin (garis): atas, bawah, samping kiri dan kanan (semua sisi 3 cm atau 1,18 inci), beri nomor halaman.
  3. Kesesuaian dengan tema lomba dan tidak mengandung ponografi dan kekerasan, serta tidak menyinggung SARA.
  4. Mencantumkan Nomor ANGGOTA SMCO WRITING REVOLUTION dalam biodata (jika tidak ada, karya dinyatakan HANGUS), yang ditulis pada halaman akhir naskah cerpen.
  5. Kirim naskah cerpen ke alamat email: LombaWR@gmail.com (dengan menulis di judul/subjek email: LCR - Kategori (A/B) - Judul Cerpen)
  6. Setiap peserta hanya boleh mengirim 1 cerpen untuk setiap seleksi. 

Kamis, 02 Juni 2011

Dapur dan Cinta

Diposting oleh Kartika Hidayati di 6/02/2011 04:42:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Chef, kurasa ungkapan cintamu yang terbaik. Kau bilang. "Hanya boleh ada satu wanita di dapurku dan itu kamu." Luar biasa Chef. Semoga selamanya kau seperti itu.

Ini pagi yang keabuan. Mungkin sebentar lagi siang yang kering. Tak lama menjelma sore yang sembab. Lantas malam yang ringkik. Seperti itulah hari yang kulalui. Selalu sama. Sepertimu yang punya cinta dan dapur impian, aku pun demikian. Aku ingin berada di dapur itu bersamamu. ^_^

Lomba Cerpen Juni 2011 - Fantasy Fiesta

Diposting oleh Kartika Hidayati di 6/02/2011 08:37:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

DL: 22 Juni 2011
INFOLOMBAKU.BLOGSPOT.COM —Fantasy Fiesta adalah lomba menulis cerita pendek fantasi yang digagas oleh R.D. Villam dan Dian K. serta diselenggarakan secara independen sejak tahun 2009. Mulai tahun 2010 Bonmedo Tambunan bergabung sebagai juri, dan penerbit Adhika Pustaka ikut menjadi sponsor. Lomba tahun 2009 diikuti oleh 16 peserta dan jumlah itu meningkat menjadi 74 orang di tahun 2010. Dua puluh cerita terbaik karya 20 penulis kemudian digabungkan ke dalam buku Fantasy Fiesta 2010 yang diterbitkan oleh penerbit Adhika Pustaka.
Hai, Teman-teman, lomba menulis cerita pendek fantasi Fantasy Fiesta telah memasuki tahun ketiga, dan inilah saatnya kembali berpesta.
Ingin terus berimajinasi, berkumpul dengan para penulis dan pembaca cerita-cerita fantasi,bertukar kritik serta saran dan akhirnya mendapatkan hadiah-hadiah menarik? Jangan sampai ketinggalan. Simak syarat dan ketentuannya di bawah ini, dan segera siapkan cerita terbaikmu.
Syarat dan ketentuan:
Lomba Cerita Pendek Fantasi Fantasy Fiesta 2011 boleh diikuti siapa saja alias terbuka untuk umum, namun setiap peserta hanya diperbolehkan mengikutsertakan satu buah karya.
Syarat dan ketentuan cerita :  
  1. Cerita adalah karya asli peserta, bukan saduran atau jiplakan. 
  2. Cerita belum pernah dipublikasikan sebelumnya di media cetak maupun elektronik. 
  3. Cerita menggunakan Bahasa Indonesia yang baik, bernuansa fantasi dengan tema bebas (asal tidak menyinggung SARA). 
  4. Cerita berisi minimal 2500 kata dan maksimal 3000 kata. 
  5. Sebisa mungkin judul cerita menggunakan Bahasa Indonesia. 

Penulisan Kata Ganti Sesuai EYD

Diposting oleh Kartika Hidayati di 6/02/2011 07:23:00 AM
Reaksi: 
2 komentar Link ke posting ini
Aku dapatkan dari Pak Pung Joni Lis Efendi di SMCO Writing Revolution
1. "ku" sebagai kata ganti "aku" ditulis serangkai/disatukan di awal kata atau di akhir kata. 
*ditulis serangkai di akhir kata jika itu adalah kata benda/sifat, contoh: bukuku, penaku, komputerku, istriku, cintaku, rinduku, dll.
 *ditulis serangkai di awal kata adalah kata kerja, contoh: kubaca, kutulis, kudengar, kulihat, dll.
2. "mu" sebagai kata ganti "kamu" dan "kau" sebagai kata ganti "engkau"

*"mu" ditulis serangkai di akhir kata, yang biasanya adalah kata benda/sifat, contoh: bukumu, cintamu, bacaanmu, tulisanmu, novelmu, cintamu, kasihmu, rindumu, dll.
*"kau" ditulis serangkai di awal kata, biasanya untuk kata kerja, contoh: kautulis, kaubaca, kaurindukan, kaukasihi, kaucintai, dll

Kubah Baru (Cerpenku di Annida-Online)

Diposting oleh Kartika Hidayati di 6/02/2011 07:02:00 AM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

Alhamdulilah untuk kali pertama, cerpen pertama yang kukirim di majalah Annida-Online dimuat. Semua teman dekat aku kasih kabari. Meminta mereka untuk membaca dan memberi komentar. Pak Pung Joni Lis Efendi, guruku di SMCO WRITING REVOLUTION aku kabari. Senang bukan kepalang rasanya. Aku telah menantinya lama. Dulu, semasa kuliah aku mengumpulkan cerpen yag pernah dimuat di Annida, mengepritnya, dan menjilidnya rapi. Sangat tebal. Lalu, hari itu menjadi sebuah kapal terbang yang mendarat pada lintasan. Inilah cerpenku:
KUBAH BARU
Penulis: Kartika Hidayati
            Seperti bau terasi yang digoreng. Aromanya menyusup hingga celah terkecil sudut rumah. Itulah nasib slentingan itu sekarang. Slentingan kalau bapakku menggelapkan uang kas masjid. Tentu saja aku tak percaya. Aku tahu betul siapa bapakku.
            Sorot mata ibu-ibu itu membuatku tak nyaman. Walau hanya sekadar membeli cabai rawit di warung. Terlebih lagi jika mereka mulai menyindirku. Sungguh rasanya darah ini memanas, hingga ubun-ubun tersengat.
            “Motor baru rupanya,” celetuk Mak Ratmi ketika aku menstater motor matikku.
            “Pantas saja,” timpal Ridah.
            “Besok apa lagi, nih yang baru,” Mbok Wari tak mau kalah.

Selasa, 31 Mei 2011

PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS CERPEN BERSAMA GUSRIANTO

Diposting oleh Kartika Hidayati di 5/31/2011 06:10:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini

PENGUMUMAN PEMENANG LOMBA MENULIS CERPEN DENGAN TOKOH UTAMA PELAJAR SMP/SMA
Tidak terasa, hari ini datang juga. Bukan peserta saja yang berdebar-debar menunggu keputusan ini, tapi saya juga. Mengapa? Karena 15 Nominator yang menjadi pemenang dalam lomba ini 100% ditentukan oleh Gus tf Sakai selaku Dewan Juri. Campur tangan saya selaku pelaksana even ini hanya sampai pada 35 naskah terbaik. 
Setelah even ini resmi diumumkan sejak tanggal 17 Februari 2011, beberapa teman langsung merespon positif. Belum sampai 24 Jam, naskah pertama yang ditulis oleh Tethy Ezonkanzo sudah mampir di inbox saya. Tidak menyangka responnya secepat itu. 
Hari-hari dan minggu-minggu selanjutnya, beberapa naskah lain menyusul. Saya sempat pesimis ketika pada pertengahan April 2011 jumlah naskah yang masuk belum mencapai 50 peserta. Padahal dari undangan yang saya kirim di facebook, sekitar 190 orang menyatakan akan ‘menghadiri’ lomba ini. 
Saya tetap bersabar, dan memang seperti kebiasaan pada umumnya, banyak di antara peserta yang mengirimkan naskahnya di minggu-minggu akhir menjelang deadline. Dalam 7 hari terakhir, lebih dari 50 naskah lagi membludak di inbox saya, akibatnya saya yang masih menggunakan jasa warnet, harus bolak-balik warnet mendownload naskah yang masuk. Bahkan ada yang dengan sangat beraninya menantang deadline, mengirimkan naskah di menit-menit terakhir lomba ini akan ditutup. Bukankah begitu Riri Mareta R dan Mey Zusana? Hehehehhe… 
Alhamdulillah 113 naskah (104 penulis) menjadi peserta dalam ajang ini. Ada beberapa penulis yang mengirimkan naskahnya lebih dari satu. Ini sudah melebihi target saya yang hanya mematok 100 naskah. Ke-104 penulis tersebut berasal dari Sabang hingga Merauke, semua pulau terwakili, Sumatera, Jawa, Kaimantan, Sulawesi, Papua, Nusa Tenggara dan juga Bali. Bahkan ada yang sedang berdomisili di luar negeri seperti Tina Yanesh (Taiwan) dan Tiana Nur Askiya (Hongkong). Terima kasih saya haturkan buat seluruh peserta yang telah ikut memeriahkan ajang ini. 
Awalnya saya berniat membagi dua kategori untuk penilaian lomba menulis cerpen ini, yaitu antara kategori pelajar dan mahasiswa/umum, karena tidak fair rasanya jika penilaiannya disamakan. Tapi karena peserta yang masih berstatus pelajar tidak banyak (hanya sekitar 20 naskah), makanya dengan berat hati penilaian tetap disamaratakan. Toh walaupun begitu, ada beberapa nama yang masih berstatus pelajar sanggup menembus ke dalam jajaran 15 nominator, membuktikan bahwa para pelajar juga mampu bersaing dengan mahasiswa/umum.
Dari 113 naskah tersebut, saya kerucutkan menjadi 66 naskah yang lolos untuk penilaian lebih lanjut. Berikut adalah 66 naskah tersebut : 
  1. Gara-Gara Mirip 
  2. Lovely Brotherhood 
  3. Andika 
  4. Biduk Cinta 
  5. Tugas Mengarang 
  6. Langit Masa Lalu 
  7. My 'Good' Father 

Minggu, 29 Mei 2011

Lomba Menulis Kenangan Indah

Diposting oleh Kartika Hidayati di 5/29/2011 08:09:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
DL: 31 Juli 2011, jam 24.00 WIB.

KETENTUAN LOMBA
  1. Lomba ini terbuka untuk semua kalangan. 
  2. Artikel yang dilombakan adalah maksimal ditulis 3 halaman kertas A4 dan merupakan asli pengalaman hidup dari penulis. 
  3. Cantumkan nama, alamat email, serta no. telp. yang dapat kami hubungi di bagian atas artikel. 
  4. Penulis dapat mengirimkan lebih dari 1 artikel dan dikirimkan melalui email ke heru@elscharacter.com atau herupri@ymail.com. 
  5. Lomba berlangsung dari tanggal 1 Mei 2011 jam 06.00 dan berakhir pada tanggal 31 Juli 2011, jam 24.00 WIB. 
  6. Semua artikel yang masuk akan menjadi hak bagi pihak ELS sebagai penyelenggara. Panitia akan memberikan penilaian se-obyektif mungkin yang akan cenderung kepada bentuk keaslian artikel dan menariknya isi artikel tersebut. 

Lomba Cerpen Story

Diposting oleh Kartika Hidayati di 5/29/2011 07:40:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Menyambut ultah Story kedua, siapkan penamu...
Lomba Menulis Cerita Cinta di Sekolah Story Teenlit Magazine

SETIAP KATEGORI (PELAJAR DAN UMUM) AKAN MEMPEREBUTKAN 3 HADIAH UTAMA DAN 10 HADIAH HIBURAN

Syarat dan Ketentuan:
  1. Naskah berteme remaja sekolah
  2. Setting cerita harus di sekolahan dengan menyebutkan nama sekolah (kalau perlu lengkap dengan alamatnya), kondisi serta letak kelas, perpus, dan sisipkan juga kegiatan-kegiatan ekstrakulikuler.
  3. Cerita berdasar pengalaman pribadi, nama tokoh boleh disamarkan
  4. Panjang naskah 5000 character with spaces, spasi rangkap, Times New Roman 12
  5. Melampirkan biodata dan surat pernyataan bahwa naskah tersebut asli dan belum pernah dipublish
  6. Kirim lewat pos ke alamat: Jl. Kedoya Duri Raya No. 36 Kebun Jeruk, Jakarta Barat

Rabu, 18 Mei 2011

Latihan # 2

Diposting oleh Kartika Hidayati di 5/18/2011 05:22:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Aku melihat pencuri itu.
Tapi mengapa kau bilang aku pendusta. Aku bisa melihat segala rupa. Segala rasa. Bahkan aku bisa melihat saat ini ada sisa cabai terselip di gerahammu. Ada semut merangkak menuju selangkanganmu. Sebentar lagi dia bernafsu mengigitmu. Semut itu, mulai pengap. Mencium bau ngengat. Dia ingin segera bebas. Kau masih tak percaya? Di barat sana. Langit

Latihan # 1

Diposting oleh Kartika Hidayati di 5/18/2011 04:52:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Malam berdetak. Katak urung menetak nyamuk. Barangkali dia sudah kenyang. Atau kalong-kalong itu membuatnya enggan?Ah, apa pula peduliku dengan mereka. Toh, malam masih berdetak. Kukabarkan bahagia untuk kawanku di seberang sana. Aku ingin kamu bahagia.

Mungkin kau tak percaya kalau sekarang aku bisa melihatmu. Bukankah sekarang kau merasakan gendang telingamu gatal? Ada ngengat mengira lorong telingamu  adalah rumah baru. Aku juga bisa melihat hitam diceruk matamu. Aliran darah yang tiba-tiba menderas ke ubun-ubunmu. Kau mulai memanas. Matamu memerah. Apa kau menangisiku? Kita hanya pisah raga. Tak perlu sedu sedan itu. Toh kita masih bisa bercinta.

PENTINGNYA SETTING LOKASI DI DALAM KARYA FIKSI

Diposting oleh Kartika Hidayati di 5/18/2011 04:39:00 PM
Reaksi: 
0 komentar Link ke posting ini
Oleh Gol A Gong
Sering saya membaca sebuah cerita fiksi yang membawa saya berkeliling dunia lewat imjinasi kata. Betapa pandai si pengarang menuangkannya. Membaca “Ayat-ayat Cinta” (Habiburrahmna el-Shirazy) seolah sedang menyusuri Kairo dan Dibutuhkan kepekaan untuk bisa menuliskan sebuah tempat. Saya merasa, setiap hari melintasi Jaskarta, tapi... tidak pernah berhasil menuliskannya. Alexandria. Begitu juga membaca “Laskar Pelangi”, ingin hati ke Belitong. Bagaimana mereka bisa dengan hebat menuliskannya?

PEKA AMATI
Apa betul harus peka mengamati tempat yang kita singgahi? Sekarang saya sedang berada di Palembang. Saat check in, saya terssenyum-senyum di lobi hotel Budi, di kawasan Kampung Ilir. Disain interiornya boleh juga. Ada banyak barang antic dipajang. Sepeda ontel, kamera jadul, uang kuno, mesin jahit, mesin tik. Asik.Mengundang selera. Nah, bagaimana caranya mengabarkan lobi antic ini kepada teman-terman lewat status di FB atau email? Saya coba ya:

Lobi hotel seukuran rumah tipe 21. Begitu masuk, di sisi kana nada serpeda ontel. Aku langsung tergelitik dan ingin menungganginya. Tapi, urung! Da tulisan “Tidak boleh diduduki, apalagi dicuri. Kalau nekad, dilmpar mpek-mpek kapal sela, beneran, mau?” Hmm.Selera humornya lumayan juga. Di sisi kiri ada pojokan ruang tamu dengan kursi tua juga. Mejanya dari marmer, mengkilat karena sering digosok.  Membentur ke tembok ada meja melengkung ibarat benteng, dimana resepsionis siap menulis nama para tamu dan memberikan kunci kamar. Sudah ada 3 orang mengantri. Tapi, aku kecewa, karena pegawainya bukan gadis-gadis cantik dan sexy, tapi nenek-nenek. Mentang-mentang serba tua dan barang antic, sehingga pegawainya pun merasa perlu serba tua.

Nah, bagaimana? Apakah berhasil? Saya tidak tahu. Yang saya tahu, da banyak cara penulis hebat meraciknya. Tentu berbeda-beda.. Saat saya menuliskna lobi hotel itu, saya ingin menulis ceriota komedi saituasi. Berhasilkah? Pembaca yang menilainya.

Silakan Tulis Komentarmu Di Sini ^_^

 

Kartika Hidayati Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare